Pengertian Pelatihan dan Pengembangan
Pelatihan dan pengembangan dapat didefinisikan sebagai usaha yang terencana dari organisasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan pegawai. Pelatihan dan pengembangan merupakan dua konsep yang sama, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan.
Pelatihan lebih ditekankan pada peningkatan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang spesifik pada saat ini. Pengembangan lebih ditekankan pada peningkatan pengetahuan untuk melakukan pekerjaan pada masa yang akan datang
Pelatihan lebih ditekankan pada peningkatan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang spesifik pada saat ini. Pengembangan lebih ditekankan pada peningkatan pengetahuan untuk melakukan pekerjaan pada masa yang akan datang
Manfaat pelatihan dan pengembangan (William B. Werther, Jr. dan Keith Davis)
- Memperbaiki moral tenaga kerja.
- Membantu pegawai mengidentifikasi tujuan organisasi.
- Membantu menciptakan citra perusahaan yang lebih baik.
- Meningkatkan keotentikan, keterbukaan, dan kejujuran.
- Memperbaiki hubungan antara atasan dan bawahan.
- Memberikan informasi untuk kebutuhan masa depan di semua bidang organisasi.
- Meningkatkan efektivitas proses pengambilan keputusan pemecahan masalah.
Tujuan Pengembangan Organisasi
Tujuan pengembangan organisasi adalah untuk mengusahakan agar organisasi, melalui orang atau pegawai dapat memecahkan masalah yang timbul di dalamnya.
Karakeristik Pengembangan Organisasi
- Terencana
- Berorientasi masalah
- Mencerminkan pendekatan sistem
- Merupakan bagian integral dari proses manajemen
- Pengembagan organisasi bukan strategi "mapan"
- Berfokus pada peningkatan
- Berorientasi tindakan
- Berdasar teori dan praktek yang sehat
Orientasi Pekerja Baru
.Orientasi adalah aktivitas yang menyangkut pengenalan individu terhadap organisasi, menyediakan landasan baru bagi karyawan baru agar mulai berfungsi secara efektif dan menyenangkan pada pekerjaan yang baru.
Tujuan :
- Untuk mempelajari prosedur/mekanisme pekerjaan
- Penjalinan hubungan dengan atasan dan bawahan serta sesama karyawan
- Memberikan karyawan perasaan memiliki dengan memperlihatkan bagaimana pekerjaan mereka sejalan dengan keseluruhan organisasi
- Mengurangi jumlah stres dan kegelisahan yang dialami karyawan baru
- Mengurangi biaya start-up
Tahap-tahap Pelatihan
- Orientation
- Training Process
- On the Job Training
- Follow Up
Pelatihan Formal dan Non Formal
- Pelatihan Formal, adalah pelatihan yang dilaksanakan secara formal (resmi) oleh organisasi atau perusahaan untuk para karyawan, dan biasanya dilakukan secara teratur, terjadwal dengan mengacu pada kurikulum-silabus yang sudah ada.
- Pelatihan Non Formal, adalah pelatihan yang diadakan untuk melengkapi pelatihan formal dan tidak selalu dapat dilakukan karna memerlukan biaya yang besar.
Masalah yang Dapat Dipecahkan Melalui Pengembangan Organisasi
- Pertentangan tujuan
- Komunikasi yang tidak baik
- Pertentangan didiamkan
- Kerjasama yang kurang baik
- Kurangnya motivasi
- Tanggapan yang lamban terhadap perubahan
- Persaingan yang bersifat merusak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar